Berita Teknologi
2025/10/03

Kebangkitan DDR4: Mengapa Harga Melonjak dan Popularitasnya Meningkat Lagi

Selama setahun terakhir, pasar memori telah mengalami perubahan yang tak terduga: DDR4, yang dulunya dianggap sebagai standar "usang", mengalami lonjakan harga yang dramatis dan kembali menarik perhatian konsumen dan pelaku industri.

Meskipun DDR5 diperkirakan akan sepenuhnya mendominasi saat ini, DDR4 terbukti jauh dari kata usang. Dalam artikel ini, kita akan membahas alasan di balik kebangkitan DDR4 yang mengejutkan dan apa artinya bagi pengguna PC dan industri.

Mengapa Harga DDR4 Naik?

(Harga Spot Rata-rata DRAM – Sumber grafik: TrendForce pada X )

Pasokan yang Menyusut

Produsen memori terkemuka seperti Samsung, Micron, dan SK hynix secara bertahap mengurangi kapasitas produksi DDR4, mengalihkan sumber daya ke DDR5 dan teknologi canggih seperti HBM. Seiring dengan semakin ketatnya pasokan, modul DDR4 menjadi semakin langka, sehingga mendorong harga naik.

Transisi Produsen Cina

ChangXin Memory Technologies (CXMT), yang pernah menekan harga DDR4 dengan menambah pasokan, juga telah mengalihkan fokus ke DDR5 pada tahun 2025. Dengan semakin sedikit produsen yang mendukung DDR4, keseimbangan pasar telah bergeser dari kelebihan pasokan menjadi kekurangan.

Penimbunan dan Pembelian Panik

Ketika pembeli khawatir akan kekurangan pasokan di masa depan, mereka cenderung menimbun stok lebih awal. Para perakit PC, distributor, dan bahkan pengguna akhir telah membeli DDR4 secara agresif, yang semakin menambah tekanan pada pasokan yang terbatas.

Inversi Harga

Dalam sebuah kejadian yang jarang terjadi, DDR4 dalam beberapa kasus menjadi lebih mahal daripada DDR5. Laporan menunjukkan bahwa chip DDR4 diperdagangkan dengan harga per gigabyte yang lebih tinggi dibandingkan dengan DDR5, sebuah tanda jelas ketidakseimbangan penawaran dan permintaan, bukan karena keunggulan teknis.

Mengapa DDR4 Masih Populer?

Basis Pengguna yang Sangat Besar

Jutaan sistem di seluruh dunia masih mengandalkan platform DDR4. Bagi banyak pengguna, mengganti seluruh CPU dan motherboard hanya untuk beralih ke DDR5 bukanlah hal yang hemat biaya, sehingga peningkatan ke DDR4 menjadi pilihan yang logis.

Performa yang Cukup Baik

Meskipun DDR5 menawarkan bandwidth yang lebih tinggi dan skalabilitas di masa depan, DDR4 tetap lebih dari cukup untuk beban kerja sehari-hari, bermain game, dan penggunaan perkantoran. Bagi banyak orang, perbedaan performa tersebut tidak sebanding dengan biaya peningkatan platform secara keseluruhan.

Hambatan Kompatibilitas dan Biaya

Mengupgrade ke DDR5 berarti berinvestasi pada motherboard baru dan seringkali CPU baru. Tetap menggunakan DDR4 adalah jalur upgrade yang lebih sederhana dan murah.

Persepsi Pasar dan Estetika

Banyak kit DDR4 masih dilengkapi dengan heat spreader canggih, pencahayaan RGB, dan desain yang ramping, menawarkan daya tarik yang kuat bagi para gamer dan perakit PC yang berfokus pada estetika sekaligus performa.

Risiko dan Prospek Masa Depan

  • Keberlangsungan yang Tidak Pasti: Jika produksi DDR5 terus meningkat dan harga turun, DDR4 dapat dengan cepat kehilangan momentum yang telah diperolehnya.

  • Harga yang Berfluktuasi: Dengan semakin sedikit produsen yang memproduksi DDR4, fluktuasi pasokan dapat menyebabkan harga yang tidak stabil.

  • Popularitas Jangka Pendek: Lonjakan saat ini mungkin bersifat sementara, didorong oleh penimbunan dan pembelian panik, bukan permintaan jangka panjang yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Kebangkitan DDR4 bukan sekadar nostalgia — ini adalah hasil dari menyusutnya pasokan, kompatibilitas platform, dan perilaku pasar jangka pendek. Meskipun DDR5 tetap menjadi masa depan memori, DDR4 terus membuktikan relevansinya di tahun 2025.

Bagi pengguna PC, momen ini menyoroti pentingnya mengatur waktu peningkatan dengan cermat. DDR4 masih menawarkan nilai dan kompatibilitas yang kuat saat ini, tetapi ketersediaannya dalam jangka panjang tidak pasti. Dalam dunia perangkat keras PC yang bergerak cepat, terkadang standar kemarin masih memiliki peran yang mengejutkan.

Select a location to view content and services specific to your region.