
Sekarang Anda sudah mengenal otak dan otot dari motherboard, sekarang saatnya untuk menghubungkan semuanya.
Di Bagian 1, kita telah membahas komponen-komponen penting seperti soket CPU, slot RAM, dan jalur PCIE. Namun, bahkan komponen yang paling canggih pun tidak akan berfungsi tanpa daya, penyimpanan, dan koneksi yang memadai.
Dalam postingan ini, kita akan membahas para pahlawan tanpa tanda jasa di motherboard—konektor daya, port SATA, header kipas, dan pin panel depan kecil yang sering membingungkan bahkan bagi perakit berpengalaman. Memahami bagian-bagian ini sangat penting.
Mari kita colokkan dan nyalakan!
Konektor Daya

Untuk menghidupkan sistem Anda, colokkan: ATX 24-pin (Daya Sistem Utama) dan EPS 8-pin (Daya CPU).
Tips: Beberapa motherboard kelas atas memiliki konektor CPU 8-pin ganda—untuk overclocking yang stabil dan penyaluran daya.
Panel I/O Belakang – Konektivitas Eksternal

Pelat logam (beberapa memiliki pelat belakang yang terintegrasi pada papan itu sendiri) di bagian belakang motherboard Anda meliputi:
Port USB (2.0, 3.0, 3.2, Tipe-C)
Soket audio
Port Ethernet
Output tampilan (HDMI, DisplayPort) – hanya berfungsi jika CPU Anda memiliki grafis terintegrasi.
Motherboard kelas atas mungkin menyertakan antena Wi-Fi dan tombol BIOS flashback.
Konektor Panel Depan – Kecil tapi Penting

Pin-pin kecil biasanya diberi label F_PANEL (PANEL1 untuk foto referensi ini). Ini adalah susunan pin yang akan Anda hubungkan ke I/O depan (kabel yang terhubung ke tombol daya dari casing yang Anda beli).
Anda akan terhubung:
Saklar daya
Tombol reset
LED HDD
LED Daya
Hati-hati: Ini agak rumit—konsultasikan manualnya.
Konektor Pendingin – Sangat Diperlukan

Berikut adalah susunan pin untuk pendingin CPU dan kipas casing Anda.
CPU_FAN adalah untuk kipas pendingin CPU.
CHA_FAN (Chassis fan) adalah tempat kipas casing Anda terhubung.
Tips: Jika Anda memiliki pendingin air, Anda juga dapat menghubungkan pompa air ke salah satu pinout ini, pastikan saja untuk mengatur kecepatan ke 100% di pengaturan BIOS agar mendapatkan kinerja optimal.
Pada beberapa motherboard, akan ada susunan pin khusus untuk pompa air juga (berlabel AIO_PUMP atau PUMP_HEADER).
Audio dan USB – Pukulan Pamungkas

Terakhir namun tak kalah penting, jangan lupakan bagian terpenting dari sebuah PC, yaitu port USB dan Audio.
Ini adalah susunan pin yang akan Anda hubungkan ke I/O depan (kabel yang menghubungkan ke port USB dan Audio dari casing yang Anda beli). Yang memiliki 19 pin (sisi kiri pada foto) adalah untuk port USB 3.0 dari I/O depan, dan di sebelahnya adalah port USB Type-C. USB 2.0 adalah konektor 9 pin dengan pin kanan bawah yang hilang.
Untuk audio (berlabel AC97 atau HD_Audio) ada 9 pin lagi tetapi dengan satu pin yang hilang di posisi kedua dari kanan atas jika dihitung dari sisi kanan. Mungkin terdengar rumit, tetapi jangan khawatir, semua susunan pin benar-benar mudah dipahami.
Kesimpulan Akhir
Mempelajari cara "membaca" motherboard akan mempermudah setiap langkah perakitan PC—mulai dari memilih komponen hingga pemecahan masalah. Simpan panduan ini dan kembali lagi saat Anda siap untuk merakit, meningkatkan, atau menjelajahi PC Anda.
Dan jangan lupa—memilih casing yang bagus seperti salah satu dari koleksi casing darkFlash kami akan membantu menampilkan rakitan PC Anda dan membuat manajemen kabel jauh lebih lancar!



