
Motherboard adalah sistem saraf pusat PC Anda—ia menghubungkan dan memberi daya pada setiap komponen. Namun bagi perakit PC pemula, motherboard bisa terlihat seperti labirin slot, pin, dan singkatan yang aneh.
Dalam panduan dua bagian ini, kami akan menguraikan bagian-bagian penting dari sebuah motherboard, menjelaskan fungsi setiap bagiannya, dan membantu Anda memasang CPU, GPU, RAM, SSD, kipas, dan lainnya dengan percaya diri.
Faktor Bentuk – Hal Pertama yang Perlu Diketahui
Sebelum membahas port dan pin, Anda perlu mengetahui ukuran dan tata letak motherboard Anda.

Tips: Pastikan casing PC Anda mendukung ukuran motherboard yang Anda pilih.
Soket CPU – Sang Dalang Utama

Di sinilah prosesor (CPU) Anda dipasang. Ini adalah soket berbentuk persegi dengan pengunci.
Intel: LGA 1851, LGA 1700, dll. (pin terletak di motherboard)
AMD: AM4, AM5 (pin berada di CPU)
Perhatian: Anda harus mencocokkan tipe soket CPU dengan model prosesor Anda.
Tips: Sebagian besar motherboard juga memiliki heatsink VRM di dekat soket CPU untuk pengaturan daya.
Slot RAM – Memori Itu Penting

Ini adalah slot vertikal panjang di samping soket CPU.
Dilabeli sebagai DIMM1 , DIMM2 , dll.
Biasanya 2 atau 4 slot tergantung pada ukuran papan.
Hanya mendukung DDR4 atau DDR5 (tidak keduanya!)
Tips: Pasang RAM pada slot yang tepat untuk dual-channel (biasanya slot 2 dan 4 dihitung dari sisi CPU – periksa manualnya).
Slot PCIe – Untuk Kartu Grafis dan Lainnya

Ini adalah slot horizontal di bawah area CPU. Slot yang lebih panjang biasanya mendukung hingga PCIe 16 untuk kartu grafis, dan slot yang lebih pendek untuk kartu penangkap video, Wi-Fi, dan kartu suara. Motherboard yang lebih baru mungkin mendukung PCIe Gen 5.0, tetapi GPU sebagian besar masih menggunakan Gen 4.0.
Tips: Gunakan slot PCIe x16 paling atas untuk GPU Anda—karena slot tersebut memiliki bandwidth paling besar.
M.2 dan SATA – Antarmuka Penyimpanan

Motherboard modern dilengkapi dengan slot M.2 dan port SATA.
Slot M.2 (untuk SSD NVMe atau SATA):
Biasanya terletak di antara slot PCIe
Cari label seperti M.2_1, M.2_2
Mungkin perlu melepas heatsink.
Port SATA (untuk SSD dan HDD 2,5 inci):
Biasanya terdapat 4–6 konektor berbentuk L di bagian tepinya.
Tips: Beberapa slot M.2 menonaktifkan port SATA saat digunakan—periksa manualnya.
Apa selanjutnya?
Di postingan selanjutnya, kami akan memandu Anda melalui sisi lain dari motherboard—port SATA, konektor daya, I/O depan, header kipas, dan banyak lagi! Tetap ikuti terus agar Anda dapat menguasai setiap inci motherboard Anda sebelum merakitnya.



