Berita Teknologi
2025/10/24

Harga Memori DDR5 Naik — Inilah Alasannya

Hanya beberapa bulan setelah lonjakan harga DDR4 yang signifikan, industri PC menghadapi gelombang lain — kali ini dengan DDR5. Yang awalnya diperkirakan akan stabil seiring dengan kematangan produksi, memori DDR5 kini mengalami kenaikan harga yang tajam.

Mulai dari paket desktop kelas atas hingga modul 16 GB kelas menengah, harga telah naik hingga 30–50% di beberapa wilayah. Apa yang mendorong kenaikan harga kali ini — dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi perakit PC, integrator sistem, dan merek komponen?

Situasi Pasar Saat Ini

(Sumber gambar: TrendForce)

Menurut TrendForce , harga spot DRAM melonjak hampir 10% dalam satu minggu di bulan Oktober ini karena pembeli bergegas mengamankan persediaan sebelum kenaikan harga lebih lanjut. Modul DDR5 — yang dulunya diuntungkan dari penurunan harga seiring meluasnya adopsi — kini menunjukkan tren kenaikan baik di pasar spot maupun kontrak.

Notebookcheck melaporkan bahwa data komunitas menunjukkan kit DDR5 ritel dari merek-merek seperti Corsair, G.Skill, dan Kingston mengalami peningkatan signifikan di Eropa dan Asia. Di beberapa wilayah, harga per gigabyte hampir berlipat ganda dibandingkan dengan pertengahan tahun 2024.

Bagi konsumen, ini berarti satu hal yang jelas: mengupgrade atau membangun sistem berbasis DDR5 akan semakin mahal lagi.

Apa Penyebab Lonjakan Ini?

Alasan di balik kenaikan harga DDR5 sangat kompleks, tetapi beberapa faktor utama menonjol:

1. AI dan Permintaan Pusat Data

Pembangunan infrastruktur AI global mengonsumsi sejumlah besar memori. Pusat data yang menggunakan GPU seperti NVIDIA H100 dan H200 bergantung pada DRAM bandwidth tinggi (HBM) dan chip DDR5 canggih, yang secara langsung bersaing dengan kapasitas produksi kelas konsumen.

Seperti yang baru-baru ini dicatat oleh Tom's Hardware , “Pusat data AI menyerap pasokan memori dunia.” Pengalihan alokasi wafer dari PC DRAM ke HBM ini telah mengurangi produksi modul DDR5 yang digunakan dalam PC konsumen dan perusahaan.

2. Produsen Memprioritaskan Produk dengan Margin Keuntungan Tinggi

Pemasok DRAM utama — Samsung, SK Hynix, dan Micron — telah secara strategis mengalihkan fokus ke segmen yang lebih menguntungkan seperti HBM3E dan LPDDR5X. Modul DDR5 komoditas menghasilkan keuntungan per wafer yang lebih rendah, sehingga produsen mengurangi lini produksi DRAM konsumen untuk mengoptimalkan margin.

3. Pembelian Panik dan Lindung Nilai Persediaan

Ketika muncul rumor tentang kekurangan pasokan, perakit dan distributor modul memori sering kali membeli lebih dulu untuk mengunci harga. Perilaku ini, meskipun rasional, memperkuat permintaan jangka pendek dan membatasi pasokan di pasar spot, yang menyebabkan lonjakan harga secara tiba-tiba — pola yang sama yang kita lihat selama pemulihan DDR4 baru-baru ini.

4. Transisi Rantai Pasokan dan Isu Hasil Produksi

Seiring dengan migrasi pabrik ke node 1β dan 1α nm untuk produksi DRAM generasi berikutnya, hasil produksi awalnya dapat menurun. Hal itu membatasi pasokan sementara biaya tetap tinggi. Ditambah dengan ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan dan tantangan logistik, produksi memori tidak mampu mengimbangi permintaan.

Dampak pada Perakit PC

(Sumber Gambar: idealo)

Bagi perakit PC dan penggemar DIY, harga DDR5 yang lebih tinggi meningkatkan total biaya perakitan — terutama di segmen kelas menengah dan performa tinggi.

Kit memori yang harganya $80–90 di awal tahun ini mungkin sekarang melebihi $120–130. Meskipun itu mungkin tampak kecil untuk rakitan premium, hal itu secara langsung memengaruhi daftar material (BOM) untuk integrator dan perakit sistem.

Prospek Pasar

Para analis memperkirakan tren kenaikan harga DRAM akan berlanjut hingga awal tahun 2026 , didorong oleh permintaan perangkat keras AI dan volume produksi yang terbatas. TrendForce memprediksi harga DRAM secara keseluruhan dapat naik 10–20% dari kuartal ke kuartal , tergantung pada respons pasar.

Sisi positifnya adalah DDR5 tetap diminati berkat adopsi platform (Intel seri 700, AMD AM5). Seiring semakin banyak pengguna yang beralih, skala ekonomi pada akhirnya dapat membawa stabilitas — tetapi tidak sebelum siklus kekurangan saat ini berakhir.

Apa yang Harus Dilakukan oleh Pembangun dan Pembeli

  • Amankan modul lebih awal: Jika Anda berencana membangun PC baru atau memproduksi sistem dalam jumlah besar, amankan persediaan DDR5 sebelum revisi harga kuartal berikutnya.

  • Tawarkan konfigurasi yang fleksibel: Untuk OEM atau perakit PC butik, pertimbangkan untuk menawarkan SKU DDR4 dan DDR5 jika kompatibilitas platform memungkinkan.

  • Pantau komunikasi pemasok: Tetap terhubung dengan vendor modul mengenai waktu tunggu dan perubahan alokasi.

  • Komunikasikan nilai: Bahkan saat biaya meningkat, fokuskan pemasaran pada kinerja sistem secara keseluruhan, stabilitas, dan kompatibilitas ke depan, bukan hanya spesifikasi mentah.

Kesimpulan

Lonjakan harga DDR5 menyoroti realitas baru pasar memori yang didominasi oleh AI dan permintaan pusat data. Seiring pergeseran kapasitas produksi ke arah aplikasi bandwidth tinggi, DRAM konsumen akan terus merasakan tekanannya. Bagi para penggemar PC dan merek, ini bukan hanya cerita tentang rantai pasokan — ini adalah pengingat bahwa meskipun teknologi berkembang, ekonomi silikon tetap tidak stabil seperti sebelumnya.

Select a location to view content and services specific to your region.